🌌 Misteri Natal Dan Ketuhanan Yesus
KETIKAseorang muslim tidak mengucapkan “Selamat Natal” kepada kawannya yang beragama Kristen, sikapnya itu lebih dibentuk oleh alasan logis semata, bukan ideologis. Karena, Natal, Maulid, jarig, atau birthday, kalau toh mau disampaikan sebagai ucapan, harus langsung disampaikan kepada yang bersangkutan.
JikaAnda diberkati melalui vidio ini dan ingin memberkati Pelayanan Erben, Bapak/Ibu/Saudara dapat berbagi Melalui Tautan Patreon:
SIFATSIFAT TUHAN DIPERBANDINGKAN DENGAN YESUS “Sungguh kafir mereka yang berkata: Allah itu Almasih bin Maryam. Dan Almasih berkata: Wahai para Putera Israel, mengabdilah kepada Allah, Tuhanku dan Tuhan kamu. Sesungguhnya siapa yang menyekutukan Allah, Allah mengharamkan kepadanya Sorga, dan tempat tinggalnya ialah
Materi-materi yang muncul dalam tradisi perayaan Natal, seperti rusa, keledai dan binatang-binatang lainnya dalam kisah kelahiran Yesus, menurutnya sebenarnya tidak ada. Alias hanya mengada-ada. - Paus Benediktus XVI juga mempermasalahkan tempat kelahiran Yesus, menurutnya Yesus bukan lahir di Nazareth sebagaimana yang diyakini secara umum .
Alkitabberkata bahwa Yesus diciptakan. Ini berarti bahwa Yesus punya permulaan. Sedangkan Allah, yang menciptakan segala sesuatu, tidak punya permulaan. ( Mazmur 90:2) Sebagai Putra Allah, Yesus tidak pernah ingin menyaingi Allah. Alkitab dengan jelas mengajarkan bahwa Bapak lebih besar daripada Putra.
PerayaanMisa Natal di Gereja Nativity, Tempat Kelahiran Yesus. 35:54. Film Rohani Kristen | Klip Film MISTERI KETUHANAN SEKUEL(6)Apakah Tuhan Yesus Adalah Putra Tuhan Atau Tuhan Sendiri? Gereja Tuhan Yang Mahakuasa. 20:55. Film Rohani Kristen - Klip Film Mimpiku Tentang Kerajaan Surga(4)Apakah Perbedaan Antara Pekerjaan
Bissmillahirrahmannirrahim🚧 MEWASPADAI SEPULUH KEMUNGKARAN DALAM PERAYAAN TAHUN BARU بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ 1. Kerusakan aq
DengarkanlahDia. Santo Leo Agung, 400-461: “Maka terdengarlah suara dari dalam awan itu, yang berkata, “Inilah Anak-Ku yang Kupilih, dengarkanlah Dia.” Ia menyingkapkan DiriNya padaku melalui pewartaan. Ia mempermuliakan diriku melalui perendahan DiriNya. Maka, dengarkanlah Dia tanpa ragu. Dialah Kebenaran dan Hidup.
Iamengesampingkan semua hak ketuhanan yang menjadi hak-Nya dan menjadi orang yang paling rendah hak-Nya untuk kehidupan-Nya, dengan dilahirkan sebagai yang termiskin di antara orang-orang miskin. Seperti itulah Yesus masuk ke dalam dunia, penuh dengan kerendahan hati, menggambarkan perbedaan antara Kerajaan-Nya dan kerajaan
Yesusdan mendekatkan misteri itu kepada hidup kita sehari-hari. Admirabile 5Signum Tetapi marilah kita kembali ke asal usul ògua ó Natal yang sangat akrab dengan kita. Kita perlu membayangkan diri kita Yesus dalam Natal pada tahun 1223 itu, òsemua orang pulang ke rumah dengan penuh sukacita. ó [] 3.
Bapak Ibu, Saudara/i, umat sekalian yang dikasihi Tuhan. Natal Tuhan datang lagi. Bangsa Israel yang tengah berjalan dalam kegelapan telah melihat terang yang besar. Terang itu menimbulkan banyak sorak-sorai dan sukacita besar, seperti yang dilukiskan dalam Maklumat berikut ini : 2. Perarakan Masuk :
PenolakanIslam atas trinitas Kristen bisa disebut sebagai pemihakan Islam atas versi Yahudi mengenai figur Yesus melalui sebuah perantara – yaitu sekte Ebionite yang masih taat menjaga tradisi Yahudi. Meskipun, pandangan sekte ini memang ditolak oleh gereja ortodoks dan dianggap sebagai ajaran sesat.
H4F6. Ilustrasi Natal fotoUnsplashDalam waktu dekat, umat Kristen dan Katolik di seluruh dunia akan merayakan Hari Natal. Momen ini merupakan bentuk peringatan untuk menyambut kelahiran Tuhan Yesus Kristus, Sang Juru Selamat. Biasanya, Natal dirayakan dengan kebaktian di gereja pada 24 Desember malam. Kemudian, perayaan ini dilanjutkan dengan ibadah pada 25 Desember pagi. Selain beribadah, umat Nasrani juga kerap melakukan berbagai tradisi seperti memasang pohon Natal, tukar kado, dan diketahui, Natal merupakan momen sakral bagi umat Kristen dan Katolik, di mana Sang Juru Selamat telah lahir ke dunia. Momen istimewa ini dimuat dalam Alkitab, tepatnya Injil Perjanjian kitab Matius, disebutkan bahwa Maria telah mengandung dari Roh Kudus tanpa persetubuhan. Hal ini diketahui Maria dari seorang malaikat. Usai mendengar kabar tersebut, Maria dan suaminya, Yusuf pergi ke kota Betlehem untuk mendaftar sensus yang diperintahkan Kaisar Romawi sampai di Betlehem, Yusuf dan Maria tidak mendapatkan tempat untuk menginap. Akhirnya, bayi Yesus pun dibaringkan di sebuah palungan, sebuah wadah makanan untuk sisi lain, Alkitab juga mencatat bahwa beberapa orang-orang Majus dari Timur datang ke tempat kelahiran Yesus. Mereka datang setelah mendengar kabar kelahiran tersebut dari para orang itu melihat bintang besar di atas wilayah Yerusalem. Mereka pun mengikuti bintang tersebut hingga akhirnya sampai di tempat kelahiran Yesus. Setibanya di sana, ketiga orang Majus itu menyembah Yesus dan mempersembahkan emas, kemenyan, dan Natal fotoUnsplashSejatinya, Alkitab tidak menyebutkan tanggal 25 Desember sebagai hari kelahiran Yesus Kristus. Injil Perjanjian Baru hanya menjelaskan peristiwa kelahiran Yesus di Betlehem dan kedatangan tiga orang Majus. Meski sempat menjadi perdebatan, umat Kristen akhirnya sepakat untuk menetapkan tanggal 25 Desember dalam Kalender Gregorian sebagai Hari Natal. Penetapan ini berkaca pada hari raya liturgi lain seperti Paskah dan Jumat Agung yang tidak mendapat pendekatan tanggal secara pasti, namun hanya berupa penyelenggaraan kembali acara tersebut dalam setahun liturgi. Dengan kata lain, ketepatan tanggal bukan hal yang utama. Hal yang terpenting terletak pada esensi dan inti perayaan Natal yang dapat diwujudkan dari hari ke hari.
Ajari anak semangat berbagi di momen Natal. Foto Shutter StockSama seperti umat beragama lainnya, umat Kristen juga memiliki hari besar keagamaan yang dirayakan sepanjang tahun. Hari besar ini tercatat dalam kalender liturgi dan beberapa di antaranya ditetapkan sebagai hari libur nasional. Beberapa di antaranya yakni Hari Pentakosta, Hari Raya Paskah, Hari Raya Natal, dan Jumat Agung. Masing-masing memiliki makna tersendiri dalam perayaannya. Untuk mengetahuinya lebih lanjut, berikut penjelasan tentang hari besar agama Kristen yang bisa Anda Besar Agama KristenIlustrasi umat Kristen yang merayakan hari besar bersama. Foto PexelsBerikut adalah sejumlah hari besar agama Kristen yang perlu diketahui umat Kristiani. 1. Hari PentakostaIlustrasi cokelat Paskah Foto Shutter StockSemangat Pentakosta dimulai setelah hari raya Paskah. Dalam liturgi, ibadah ini ditandai melalui penyalaan lilin selama lima puluh hari atau paling tidak setiap hari Minggu dalam kurun waktu buku Kamus Sejarah Gereja oleh Wellem FD, suasana sukacita Paskah terus berlangsung dan berpuncak pada Pentakosta. Ini berlangsung sejak hari raya Paskah hingga hari ke-50, sebagai klimaks yang memahkotai masa raya Uskup atau teolog asal Yunani, Athanasius, menamai Minggu Agung atau Magna Dominica untuk hari Minggu Paskah ini. Sebab, dampak peristiwa kebangkitan Kristus yang dirayakan pada hari raya Paskah, kini telah membuahkan persekutuan umat percaya, sebagai hasil Kristen merayakan hari Pentakosta untuk memperingati turunnya Roh Kudus ke atas murid-murid Yesus di Yerusalem. Hari istimewa ini juga dikenal dengan sebutan Minggu Kecil. Selama masa Pentakosta, puasa tidak diizinkan. Doa diucapkan dengan berdiri, sementara Haleluya lebih banyak Hari Raya PaskahIlustrasi makanan khas Paskah Foto berduka yang diikuti dengan berpuasa dan berpantang selama trihari Paskah, umat Kristiani mengakhirinya dengan sorak-sorai nyanyian "Haleluya!" pada hari raya Paskah. Orang tidak lagi berpuasa daging dan telur. Itulah sebabnya, perayaan Paskah dimeriahkan juga dengan makan telur. Telur melambangkan tradisi masyarakat dalam menyambut musim semi. Sering kali telur Paskah diwarnai merah sebagai lambang telur, anak-anak juga mencari kelinci yang disembunyikan di dalam kandang atau kebun. Kelinci Paskah merepresentasikan kesuburan dalam kehidupan pertama di musim buku Hari Raya Liturgi Sejarah dan Pesan Pastoral Gereja oleh Rasid Rachman, jauh sebelum itu, paskah diperingati sebagai perayaan penyelamatan dunia yang Allah lakukan di dalam Kristus. Hari paskah dirayakan hanya pada satu malam, tepatnya pada tengah malam hingga Minggu fajar. Paskah adalah ibadah prosesi peristiwa diawali dari Bukit Zaitun dan gerbang Yerusalem pada Minggu Palem. Kemudian diteruskan pada Kamis Putih dan Jumat Agung sampai Minggu Paskah di tempat-tempat yang Hari Jumat AgungUmat Kristiani melaksanakan ibadah Jumat Agung di Gereja Katolik Kristus Raja, Surabaya, Jawa Timur, Jumat 2/4. Foto Didik Suhartono/Antara FotoHari raya Jumat Agung dirayakan untuk memperingati kematian Yesus Kristus. Dalam Alkitab dijelaskan bahwa kematian Yesus terjadi karena penyaliban yang dilakukan untuk menebus dosa umat dengan namanya, hari raya ini diperingati pada hari Jumat di mana Yesus disalib karena tuduhan palsu orang Yahudi. Meskipun demikian, umat Kristiani percaya bahwa ini merupakan rencana Allah untuk menyelamatkan manusia dari dan kematian Yesus telah dicatat oleh sejarawan terkemuka seperti Flavius, Yosefus, dan Tacitus. Sehingga ini merupakan fakta yang tak terbantahkan, benar-benar terjadi secara historis sebagaimana dicatat oleh Hari Raya NatalIlustrasi pohon natal. Foto PexelsNatal adalah hari raya umat Kristen yang dirayakan setiap 25 Desember untuk memperingati kelahiran Yesus Kristus. Perayaan Natal baru dimulai pada sekitar tahun 200 M di Aleksandria, teolog Mesir menunjuk tanggal 20 Mei sebagai perayaannya, tetapi ada pula yang merayakannya pada 19 atau 20 April. Di tempat-tempat lain, perayaan Natal dilakukan pada 5 atau 6 Januari, ada pula yang jatuh pada bulan Desember. Sedangkan perayaan pada 25 Desember dimulai pada tahun 221 oleh Sextus Julius Africanus, dan baru diterima secara luas pada abad macam tradisi digelar mulai dari mengirim kartu ucapan Natal, tukar kado, menghias pohon Natal, dan lain-lain. Perayaan Natal juga akrab dengan sosok Santa Claus atau Sinterklas, seorang tokoh legenda yang mengunjungi rumah anak-anak pada malam hari untuk membagikan Agama di IndonesiaIlustrasi umat Muslim yang menganut agama Islam. Foto PexelsAda enam agama yang diakui secara resmi di Indonesia, yaitu agama Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, dan Konghucu. Dirangkum dari Agama-Agama di Indonesia oleh Endang Ekowati, berikut masing-masing penjelasannya1. Agama IslamIslam adalah agama yang berpedoman pada Alquran, sebuah kitab suci yang diimani oleh umat Muslim dan firman langsung dari Tuhan seperti yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad. Agama Islam pertama kali masuk ke Indonesia sekitar abad ke-7. Umat Muslim percaya bahwa Islam adalah versi lengkap dari agama spiritual yang diturunkan berkali-kali melalui nabi-nabi sebelumnya, seperti Adam, Ibrahim, Musa, dan beberapa hari besar agama IslamIdul Adha 10 DzulhijjahMaulid Nabi atau Hari Kelahiran Nabi Muhammad SAW 12 Rabiul AwalNuzulul Quran 17 RamadhanTahun Baru Hijriah 1 Muharram2. Agama Kristen ProtestanKristen Protestan pertama kali diperkenalkan pada abad ke-16 Masehi dengan pengaruh ajaran Calvinis dan Lutheran. Agama Kristen Protestan berkembang di Indonesia selama masa penjajahan kolonial Belanda. Adapun inti ajaran Kristen, yaitu Sebagai pengikut Kebenaran, umat Kristen menerima Firman Alkitab yang penuh ilham sebagai penunjuk jalan yang secukupnya menuju Hidup yang Kristen mengakui dan menyembah satu Allah yang Mahatinggi dan tidak berhingga. Umat Kristen beriman mengakui Anak-Nya, satu Kristus; Roh Kudus atau Penghibur ilahi, dan manusia menurut gambar dan keserupaan beberapa hari besar agama Kristen Protestan3. Agama HinduAgama Hindu diyakini lahir di India sekitar tahun 1500 SM. Dari India, agama Hindu menyebar ke seluruh dunia dan memengaruhi kebudayaan-kebudayaan di dunia, termasuk Indonesia. Dalam agama Hindu, masyarakat dibagi atas kasta-kasta tertentu, yakni brahmana, ksatria, waisya, dan sudra. Pembagian masyarakat atas kasta-kasta ini pada dasarnya adalah pembagian tugas atau pekerjaan. Selain itu, ada kelompok masyarakat yang disebut paria, yaitu fakir miskin, penjahat, dan orang buangan. Berikut beberapa hari besar agama Hindu4. Agama BuddhaSama halnya dengan agama Hindu, agama Buddha tumbuh di India, tepatnya di India bagian timur. Agama ini didasarkan pada ajaran Sidharta Gautama yang dikenal sebagai Buddha atau seorang yang mendapat pencerahan. Agama Buddha muncul sebagai reaksi terhadap dominasi golongan brahmana atas ajaran dan ritual keagamaan dalam masyarakat India. Menurut ajaran Buddha, kesempurnaan nirwana dapat dicapai setiap orang tanpa harus melalui bantuan pendeta atau kaum beberapa hari besar agama Buddha5. Agama KatolikKatolik adalah agama yang meyakini Yesus Kristus sebagai Tuhan yang menjadi juru selamat bagi manusia. Agama ini masuk pertama kali ke Indonesia pada abad ke-16. Adapun hal-hal pokok yang diimani orang Katolik, yaituAllah adalah Hakim yang Mahaadil, Ia membalas yang baik dan menghukum yang tiga Pribadi Allah Bapa, Putra dan Roh Putra telah menjadi manusia, menderita sengsara, wafat di salib, dan bangkit demi keselamatan manusia kekal atau tidak dapat Allah mutlak perlu agar manusia memperoleh beberapa hari besar agama Katolik6. Agama KonghucuAgama Konghucu merupakan salah satu agama besar di Tiongkok sejak zaman Sam Kok yang berlangsung sekitar abad ke-3 Masehi. Agama ini masuk ke Indonesia dengan dibawa oleh para pedagang Tionghoa dan Imigran. Konghucu dapat dikatakan berbeda dengan ajaran agama lain. Agama ini lebih menitikberatkan pada kepercayaan dan praktik yang individual bukan suatu agama Konghucu mengandung unsur pembentukan akhlak yang mulia bagi bangsa Tiongkok. Konghucu selalu menghindari pembicaraan tentang metafisika, ketuhanan, dan berbagai hal yang ajaib. Namun, ia tidak meragukan tentang adanya Tuhan yang Maha Esa yang dianut masyarakatnya. Berikut beberapa hari besar agama KonghucuTahun Baru Imlek/Kongzili/Yinli/Xin ZhengMenyambut turunnya malaikat dapur Chao Chun.Jing Tian Gong Sembahyang Besar kepada Tuhan YMEShang Yuan/Yuan Xiao atau Cap Go MeHari Wafat Nabi Kongzi Zhi Sheng Ji ZhenHari Sadranan Qing MingDuan Yang/Duan Wu/Bai ChunJing He Ping/Jing Hao PengZhong Qiu Sembahyang Purnama RayaZhi Sheng Dan Hari Lahir Nabi KongziDong Zhi Hari Genta RohaniHari Persaudaraan, Naiknya Malaikat Dapur Chao ChunApa saja agama resmi di Indonesia?Apa saja hari besar agama Katolik?Apa yang dimaksud dengan Jumat Agung?
Claudia Jessica Official Writer Selamat hari Natal Jcers, semoga di hari peringatan kelahiran Juru Selamat kita ini, kita menjadi semakin mengenal Dia dan kebenaran-Nya. Pada momen istimewa ini kita akan membahas tentang Fakta Alkitab mengenai hari kelahiran Yesus Kristus. Pro dan kontra tentang tanggal kelahiran Yesus Dalam kitab Matius, dan Lukas dituliskan tentang kisah kelahiran Yesus, namun mereka tidak menuliskan tentang pada tanggal berapa tepatnya Yesus lahir. Menurut Ensiklopedia Alkitab Tematik tulisan Mike beaumont, Yesus tidak lahir pada 25 Desember atau bahkan pada tahun 0 Masehi. Para ahli memperkirakan ia lahir antara tahun 6 hingga 3 Sebelum Masehi, hal itu berdasarkan munculnya sosok Herodes Agung dalam kisah kelahiran Yesus. Lalu apa saja Fakta Alkitab tentang kelahiran Yesus yang bisa menjadi petunjuk tentang tanggal kelahirannya? Tahun kematian Herodes Agung Kedua Injil, Matius dan Markus menuliskan hal yang sama, yaitu bahwa Yesus lahir pada masa pemerintahan Herodes Agung. Sedangkan para ahli membuat perkiraan bahwa Herodes Agung mati sekitar tahun 4 SM. Jadi, dengan mengacu kepada fakta ini maka kelahiran Yesus diperkirakan sebelum tahun kematian Herodes, yang diperkirakan tahun 5 atau 6 SM. Perintah Herodes membunuh anak usia dibawah 2 tahun Tahun 5 atau 6 SM menjadi dugaan terkuat, sebab Herodes memerintahkan untuk membunuh anak-anak dibawah usia 2 tahun, seperti petunjuk yang ia dapat dari para orang majus tentang perkiraan usia anak yang dinubuatkan itu. Tidak lama setelah peristiwa pembantaian itu, maka Herodes mati. Jadi diperkirakan pada saat peristiwa berdarah yang membuat Yusuf membawa Maria dan Yesus melarikan diri ke Mesir itu terjadi tak lama sebelum tahun kematian Herodes. Baca juga Makna Dibalik Nama Imanuel Dalam Tema Natal 2020 Mereka Menamakan-Nya Imanuel! Bintang Yerusalem petunjuk bagi orang majus Para ahli astronomi memperkirakan bahwa bintang yang dilihat oleh orang majus pada saat kelahiran Yesus adalah dua planet yang bertemu sehingga jika dilihat dengan mata telanjang maka seperti sebuah bintang terang yang besar. Kedua planet itu adalah Yupiter dan Venus, yang mengalami pertemuan dalam satu garis persinggungan pada 17 Juni tahun 2 SM. Namun ada beberapa ahli yang berpendapat bahwa kata “bintang” dalam bahasa Yunani yang digunakan untuk penulisan kitab Injil, yaitu “aster” αηρ, memiliki beberapa arti, yaitu bisa bintang, komet, atau juga bintang jatuh. Penampakan komet berekor yang dikonfirmasi oleh catatan Tiongkok dan Korea kuno dan juga berdasarkan penelitian astronomi modern adalah pada tahun 5 SM. Menurut catatan itu, komet muncul selama 70 hari dan terlihat seperti berhenti, atau tidak ada pergerakan. Sensus penduduk Lukas menuliskan secara spesifik bahwa kelahiran Yesus bertepatan dengan peristiwa sensus penduduk yang diperintahkan oleh Kaisar Romawi, Agustus Pada waktu itu Kaisar Agustus mengeluarkan suatu perintah, menyuruh mendaftarkan semua orang di seluruh dunia. Inilah pendaftaran yang pertama kali diadakan sewaktu Kirenius menjadi wali negeri di Siria. Maka pergilah semua orang mendaftarkan diri, masing-masing di kotanya sendiri. Demikian juga Yusuf pergi dari kota Nazaret di Galilea ke Yudea, ke kota Daud yang bernama Betlehem, -karena ia berasal dari keluarga dan keturunan Daud- supaya didaftarkan bersama-sama dengan Maria, tunangannya, yang sedang mengandung. Lukas 21-5 Fakta sejarah menyatakan bahwa Kaisar Agustus adalah yang pertama kali melakukan sensus penduduk untuk perhitungan pajak. Menurut laman Kaisar Agustus menuliskan dalam buku “Res Gestae Divi Avgvsti” atau “Perbuatan Ilahi Agustus” bahwa ia memerintahkan sensus ke seluruh wilayah kekuasaan Romawi paling tidak tiga kali, yaitu tahun 28 SM, 8 SM dan 14 M. Sedangkan untuk wilayah Yudea, juga melakukan sensus secara rutin pada tahun 8 SM, 2 SM dan 6 M. Baca juga 15 Gambar dan Ucapan Natal Lengkap dengan Ayat Alkitab Para gembala di padang Para gembala menjadi salah satu saksi mata kelahiran Sang Mesias. Bahkan mereka mendapatkan kehormatan dengan mendapatkan berita tentang Sang Mesias ini langsung dari malaikat Tuhan Matius 28-18. Dituliskan bahwa para gembala berada di padang pada malam kelahiran Yesus. Beberapa ahli teologi tidak setuju dengan perkiraan bahwa Yesus lahir di musim dingin pada bulan Desember, karena cuaca yang dianggap tidak memungkinkan bagi para gembala untuk berada di padang rumput menggembalakan dombanya. Namun, Unger's Bible Dictionary, yang diterbitkan oleh Moody Press pada tahun 1959 memberikan catatan tentang cuaca Palestina bahwa saat musim dingin adalah “lembab, hujan dan sejuk” yang terjadi antara bulan November hingga Februari. Suhu dinginnya tidak terlalu parah sekalipun angin utara sangat kencang pada pertengahan Desember hingga pertengahan Februari. Sedangkan salju dan es turun di daerah perbukitan, sementara di pegunungan, salju bisa hingga sedalam dua kaki dan kolam-kolam di Yerusalem bisa tertutup es, namun itu jarang terjadi. Dengan kata lain, Unger’s Bible Dictionary mendukung kemungkinan bahwa para gembala masih bisa menggembalakan dombanya di musim dingin di daerah padang rumput di dekat Yerusalem. Dari Fakta Alkitab kali ini kita melihat tidak ada catatan terperinci tentang tanggal atau bulan dan bahkan tahun kelahiran Yesus Kristus. Namun apa yang dicatat oleh Alkitab dapat kita telusuri dalam catatan sejarah, menjadi bukti kelahiran Sang Juru Selamat ke dunia ini untuk menyelamatkan manusia yang berdosa. Natal adalah pengingat bagi kita tentang kasih Allah yang begitu besar kepada manusia, yaitu Tuhan rela menjadi manusia untuk menebus dan menyelamatkan kita, serta memberikan kehidupan yang kekal. Kapanpun dan tanggal berapapun kamu merayakan kelahiran Yesus Kristus, ingatlah tentang kabar baik yang disampaikan oleh para malaikat kepada para gembala ini "Jangan takut, sebab sesungguhnya aku memberitakan kepadamu kesukaan besar untuk seluruh bangsa Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus, Tuhan, di kota Daud. Dan inilah tandanya bagimu Kamu akan menjumpai seorang bayi dibungkus dengan lampin dan terbaring di dalam palungan." Lukas 210-12 Mari beritakan kabar baik ini kepada semua orang, dan alamilah sukacita yang sejati di dalam Kristus Yesus. Selamat hari Natal. Sumber Halaman 1
misteri natal dan ketuhanan yesus